Selasa, 31 Maret 2020
Globalisasi dalam Perkembangan Teknologi dan Informasi terhadap Ancaman Keamanan Negara (Analisis Kasus Saracen di Indonesia)
Globalisasi dengan semua implikasinya telah membawa dampak yang luar biasa terhadap perkembangan dunia. Salah satu dari banyaknya pengaruh globalisasi yang sangat terlihat adalah kemajuan teknologi dan informasi. Dengan ini bisa dijalankan dengan baik dan terbukti memiliki dampak positif terhadap kemajuan dunia dan interaksi negara. Namun dalam perkembangannya, pemanfaatan teknologi dan informasi dalam era globalisasi memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman keamanan negara.
Dengan kemajuan teknologi dan informasi yang begitu pesat, globalisasi memunculkan ancaman dan kejahatan baru yang dibingkai dalam isu-isu seperti terorisme, kejahatan terorganisir, perdagangan narkoba dll. Globalisasi adalah suatu bentuk yang menjelaskan dan menggambarkan dunia dibawah satu kelompok bersama yang tidak dibatasi oleh pembatas dan posisi geografi sebuah negara. Dengan proses ini, dunia akhirnya tidak lagi memiliki garis batasan dengan lingkup udara dan langit, sehingga negara tersebut menjadi mudah dan terbuka untuk dijelajahi melalui teknologi informasi dan komunikasi. (John Baylis, 2001).
Dalam perkembangannya seperti saat ini, globalisasi menempati posisi yang teramat penting dalam ruang lingkup hubungan internasional. Sudah terbukti bahwa dewasa ini dunia sudah memasuki fase global dimana batas-batas ruang bukan menjadi masalah lagi dalam melakukan intraksi komunikasi dalam berbagai bidang diantaranya ekonomi, politik, sosial, dan budaya.
Dengan kemajuan globalisasi yang begitu cepat, globalisasi juga menghasilkan dampak negatif. Salah satu hasil dari itu semua adalah terkuaknya kasus Saracen di Indonesia. Saracen adalah kelompok yang memakai kurang lebih 800.000 akun media sosial untuk menyebarkan konten ujaran kebencian yang isinya berupa gambar-gambar dan tuduhan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Partai Politik dan Agama tertentu.
Sindikat Saracen adalah salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir yang tercipta dari hasil kemajuan teknologi informasi dalam era globalisasi yang mengancam keamanan suatu negara. Kisah saracen ini bermula saat Kepolisian Indonesia mengungkap tiga pengelola akun saracen. Ketiga orang itu bertugas sebagai koordinator saracen news sekaligus menyebarkan informasi dan merekrut anggota. Polisi menyebut kelompok ini sebagai sindikat penyedia jasa konten di media sosial dan memafaatkan isu sara sebagai bahan untuk membuat kericuhan yang salah satunya bisa mengancam keutuhan negara
Definisi dan Awal Mula Kasus Saracen di Indonesia
Menurut Ensiklopedia Britannica, Saracen adalah panggilan atau sapaan bagi muslim, baik orang Arab dan Turki yang tinggal di Semenanjung Sinai. Kata Saracen sendiri dalam perkembangannya digunakan untuk menyebut orang Arab pada masa-masa berikutnya. Setelah pembentukan kehalifahan, Bizantium menyebutkan semua muslim khalifah sebagai orang saracen. Oleh Bizantium dan tentara salib, istilah Saracen tersebar ke Eropa Barat dan bertahan sampai zaman modern.
Menurut Defender of Jerussalem, orang-orang saracen yang dikatakan sebagai lawan dari tentara salib tidak sekedar hanya dari orang Arab dan Turki. Karakteristik yang terlihat tapi sering dilupakan oleh tentara Saracen adalah keberagaman etnis mereka. Garis besarnya adalah istilah Saracen yang berarti orang timur secara kolektif dan musuh muslim dari tentara salib. John V. Tolan menyebutkan bahwa sebutan sebagai orang saracen adalah mereka yang menyembah patung sejarah dan mengorbankan diri untuk setan (Tolan, 2002).
Pada tahun 2017, istilah Saracen mulai dikenal di Indonesia sejalan dengan terbongkarnya kelompok atau sindikat yang menyebarkan ujaran kebencian. Tapi, tidak seperti yang beredar di media sosial, nama Saracen yang dipakai kelompok ini ternyata tidak merujuk pada istilah yang populer saat perang salib 1095-1291.
Pengakuan dari hasil wawancara salah satu orang dalam sindikat ini yaitu Ropi Yatsman, ia menyebutkan bahwa pemakaian nama Saracen diambil dari wikipedia yang artinya perjuangan di media sosial. Namun ia tidak menyebutkan perjuangan apa yang dimaksud. Dari hasil peneyelidikan yang terungkap, kelompoik ini menggunakan grup Facebook dan berbagai situs diantaranya adalah Saracen News, Saracen Cyber Team, dan Saracennews.com untuk menghimpun lebih dari 800.000 akun.
Selanjutmya mereka mempublikasikan konten berbau provokatif dan bernuansa SARA dengan mengikuti tren perkembangan media sosial. Konten tersebut berisi kata-kata, meme, narasi yang menghantarkan pembaca untuk beropini liar atau negatif terhadap masyarakat lain. Modusnya, kelompok sindikat ini mengirim proposal kepada beberapa pihak yang kemudian mereka menyalurkan jasa penyebaran ujaran kebencian di media sosial
Pentingnya Menguasai Perubahan Zaman
Pentingnya Menguasai Perubahan Zaman
Perubahan zaman adalah perubahan suatu zaman yang semakin maju dan modern baik dari sisi teknologi maupun komunikasi yang selalu berubah secara pesat atau mudah.
Adapun definisi dari perubahan itu sendiri adalah saut wujud nyata dari kehidupan yang mampu mendorong atau memotivasi seseorang untuk mengubah sesuatu menjadi berbeda dari sebelumnya melalui sebuah proses yang dapat terjadi dimana saja dan kapan saja.
Perubahan dapat membuat seseorang mampu menciptakan atau merubah sesuatu sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi keluarga, lingkungan dan masyarakat setempat.
Saat ini perubahan zaman sudah semakin menggila, semua orang tidak dapat menghambat perubahan ini. Perubahan yang terjadi dari zaman sebelumnya yang tidak terlalu canggih beralih ke zaman yang super canggih. Terlebih saat ini kita sudah memasuki perubahan zaman era Revolusi Industri 4.0. Era yang dimana semua tugas dikerjakan oleh teknologi mesin, manusia hanya sebagai operator saja.
Dalam era ini, dunia dipenuhi dengan inovasi yang baru dan canggih seperti Big Data, Virtual Reality, Artificial Intelligent, Internet of Things dan teknologi-teknologi lainnya. Terjadinya perubahan zaman ini, kita dengan mudahnya dapat menjangkau apapun yang kita inginkan, inilah salah satu kegilaan dari perubahan zaman.
Perubahan ini membawa banyak tantangan baik itu bidang sosial, budaya, ekonomi, politik dan bahkan menyangkut setiap bidang kemanusiaan serta perubahan zaman juga menjanjikan harapan-harapan dan kemajuan.
Menghadapi perubahan zaman yang terjadi sangat cepat, generasi milenial dituntut memiliki keterampilan yang unggul berinovasi dan tampil diatas rata-rata. Menghadapi perubahan zaman, tentunya kita harus bisa menguasainya agar kita tidak tertindas akan perubahan ini. Bisa kita bayangkan bagaimana jika kita tidak menguasai perubahan zaman ini, pastinya kita akan jauh tertinggal. Lantas caranya bagaimana??.
Jadi, disini ada 5 cara yang menurut penulis penting diketahui dan dilaksanakan untuk menguasai perubahan zaman, eitttsssss sebelum kesana, janji dulu dongg harus dibaca baik-baik yaah;
- Kenali dan Kuasai Dirimu Terlebih Dahulu
- Kita masuk nih ke poin 1 yaitu "kenali dirimu terlebih dahulu". Maksud dari poin 1 ini yaitu sahabat harus mengenali dulu siapa diri kita yang sesungguhnya. Tentunyakan kita harus tahu dongg siapa diri kita, iyaa bukan??. Mengenali diri sendiri sangat penting dampaknya. Kita ingin menguasai perubahan zaman, nahh dari situ kita harus mengenali diri kita dulu dongg.
- Okey, setelah tadi mengenal diri sendiri. Baru deh kita harus menguasai diri sendiri. Bagaimana kita bisa menguasai perubahan zaman yang cakupannya luas, kalau kita tidak bisa menguasai diri, iyah kan?, iyahh dongg, hehehee.
- Jadi mulai sekarang, kuy kita kenali diri dan kuasai diri kita masing-masing agar nanti kita bisa menguasai perubahan zaman ini. Jangan sampai nanti diri kita malah terjerumus akan perubahan ini, kan jadi kacauu dehhh, hehehh. Semangatttt J
- Ikuti Perubahan yang Terjadi
- Nahhh untuk cara yang kedua yaitu "ikuti perubahan yang terjadi". Disini artinya, perubahan yang terjadi mari kita ikuti, jangan ada pikiran tidak mau tau. Contoh ni ya, terjadi perubahan di bidang Pendidikan seperti penggunaan kelas online dari yang sebelumnya tatap muka langsung di kelas, kemudian penggunaan e-book dari yang sebelumnya menggunakan buku cetak, dan masih banyak lagi.
- Nahhh, itu tadi akibat dampak dari perubahan zaman, sehingga kita harus mengikuti perubahan ini, jika tidak??, yahhhh siap-siap dehh kita semakin tertindas. Siapa yang mau tertindas perubahan ini??, pasti tidak ada kan?, saya juga yakin kita semua ini tidak ingin tertindas. So, mari ikuti perubahan J
- Lihat Potensi Dirimu
- Untuk yang poin 3 yaitu "lihat apa potensi dirimu". Apasih maksud dari kalimat itu??. Dalam poin ketiga ini, kita harus mengetahui apa potensi dalam diri kita. Pastinyakan kita punya potensi masing-masing dongg yahh, ada yang berpotensi di bidang kepenulisan, akuntansi, dan bidang lainnya.
- Nahhh, dengan mengetahui apa potensi diri, kita bisa mengaitkan perubahan zaman ini untuk perkembangan dan kemajuan potensi yang kita miliki. Perubahan zaman bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari saja guyssss, tetapi juga bisa untuk pribadi kita, salah satunya untuk meningkatkan potensi kita.
- Sahabat semuanya harus tahu dan sadar bahwa perubahan zaman ini semakin memungkinkan potensi kita meningkat. Emang bisa yah??. Iyahh bisa dongggs. Jadi sahabat semuanya, seperti yang kita ketahui bahwa perubahan zaman semakin canggih, seperti ada laptop, gadget, internet, dan lainnya. Semuanya ini akan menjadi penopang potensi kita. Contoh ni yahh, misalkan namanya si X, dia memiliki potensi di bidang kepenulisan, nahhh kita tahu bahwa seorang penulis itu harus punya perlengkapan penunjang agar bisa menuliskan apa yang mau dituliskan, jadi si X harus memiliki laptop, ataupun gadget agar tulisannya bisa semakin bagus. Itulah maksud dari poin 3 ini, sahabat harus mengetahui apa potensi diri kemudian mari manfaatkan perubahan zaman ini demi peningkatan potensi kita.
- Mulailah Belajar Mengenai Perubahan Zaman
- Setelah membahas poin nomor 3, lanjut lagi ni ke poin 4. Dalam poin 4 ini, sahabat harus belajar mengenai perubahan zaman. Kita tidak bisa menghilangkan kegiatan "Belajar" dalam kehidupan kita, karena dengan belajar lah kita bisa memperoleh wawasan ilmu yang luas. Bagaimana mungkin kita bisa menguasai perubahan zaman jika kita tidak mau tau dengan setiap perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, kita harus mempelajari perubahan yang terjadi sehingga kedepannya kita tidak tertindas dan tidak ketinggalan dengan perubahan ini.
- Jadi, tunggu apalagi guysss, kuyy semangat belajar yaa, supaya kita bisa menguasai perubahan zaman.
- Bertindak setelah Belajar
- Nahh untuk poin terakhir ini ada kaitannya nih sama poin 4, apa itu??. Dalam poin 4 dikatakan sahabat harus belajar, sedangkan dalam poin terakhir ini, kita dituntut untuk mau bertindak. Bertindak??, yupsss betul, bertindak. Kenapa harus bertindak kak??, kan sudah belajar, jadi sudah cukup donggg. Eitsssss, apakah cukup hanya belajar aja??, tentunya tidak cukup dongg, kenapa gak cukup??. Coba sahabat bayangin kalau sahabat sudah belajar dari A-Z, tetapi dalam dunia nyata sahabat tidak mengetahui bagaimana wujud realitanya, begitulah kira-kira. Terlebih kita manusia lebih mudah paham jika kita praktik langsung. Apa yang kita praktik kan, kita bisa langsung paham apa maksudnya.
- Saya punya slogan yaitu "Akhir dari Ilmu bukanlah Pengetahuan melainkan Tindakan". Inilah slogan yang saya tanamkan dalam diri saya. Menguasai suatu hal tidak cukup modal belajar saja, tetapi harus ada action/ tindakan nya, melalui action inilah nantinya kita bisa semakin menguasai apa yang mau kita kuasai.
- Oleh karena itu, yukkkk kita bertindak setelah belajar, agar nanti semakin menambah pengetahuan kita dan bukan hanya itu lohhh, nanti kita akan semakin menguasai perubahan zaman. Enakkk bukan??
- Okey sahabat semuanya, kita sudah membahas 5 cara menguasai perubahan zaman, bagaimana??? Seruuu bukan?? Pasti seru dongg, iyah kan. Jadi tunggu apalagi guysss, mari kita terapkan kelima cara yang kita bahas tadi.
- Semoga dengan tulisan ini, bisa memberikan dampak positif bagi sahabat semua dimanapun berada dan semoga dengan tulisan ini sahabat semua bisa menguasai perubahan zaman. Terima kasihhhh
Senin, 30 Maret 2020
PENGERTIAN GLOBALISASI : Penyebab, Teori, Ciri-Ciri dan Dampak Globalisasi
Pengertian Globalisasi – Globalisasi adalah berasal dari kata Globalization. Global artinya dunia sedangkan lization artinya adalah proses. Secara bahasa arti Globalisasi adalah Suatu proses yang mendunia, suatu proses yang membuat manusia saling terbuka dan bergantung satu sama lainnya tanpa batas waktu dan jarak.
Di era globalisasi yang didukung perkembangan teknologi, alat transportasi dan ilmu pengetahuan seseorang di suatu wilayah dapat mengetahui segala jenis informasi yang tersebar di dunia luar dengan cepat dan mudah. Globalisasi dimaknai sebagai dunia satu atap atau dunia batas.
Dampak globalisasi menguntungkan, namun disisi lain merugikan. Semuanya tergantung bagaimana kita menyikapinya. Namun, yang harus di ingat Globalisasi berbeda dengan istilah global warming atau pemanasan global.
Daftar Isi Artikel [buka]
Pengertian Globalisasi

Para ahli mendefinisikan pengertian dari globalisasi. Beberapa diantaranya pengertian globalisasi adalah sebagai berikut:
- Globalisasi adalah suatu hubungan sosial yang mendunia yang kemudian terhubung satu sama lain sehingga antara kejadian dari tempat yang berbeda bisa berdampak juga bagi tempat yang lain. (Anthony Giddens),
- Globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluru dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. (Selo Soemardjan).
- Globalisasi adalah tindakan dari suatu proses atau pengambilan kebijakan yang menjadikan sesuatu mendunia, baik dalam lingkupnya ataupun aplikasinya. (The American Heritage Dictionary).
Secara sederhana era globalisasi dapat dipahami sebagai era dimana kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan alat transportasi yang mendorong kehidupan manusia menjadi tanpa batasan. Baik itu batasan geografis ataupun budaya.
Contoh globalisasi dalam bentuk sederhana adalah kita bisa mengetahui informasi apa yang sedang terjadi dibelahan bumi lain. Atau kita dapat bepergian dari tempat satu ke tempat lainnya dengan cepat meskipun jaraknya ratusan atau ribuan kilometer.
Teori Globalisasi

Ada beberapa teori Globalisasi yang dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya adalah teori yang dikemukakan oleh Cochrane dan Pain yang menyatakan bahwa ada 3 pemeran utama penting dalam Globalisasi yaitu
- Globalis,
- Para Tradisionalis
- Para Transformalis.
1. Teori Globalisasi Para Globalis
Para Globalis mengatakan bahwa dengan adanya Globalisasi ini akan membawa konsekuensi secara langsung pada kehidupan di seluruh dunia bahwa nantinya akan ada serangan budaya homogen yang menyebar ke seluruh dunia.
Mengenai hal ini, para globalis yang positif mengatakan bahwa hal tersebut bisa menjadikan masyarakat dunia yang memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan toleran terhadap budaya dari luar budayanya sendiri,
Namun para globalis negatif mengatakan bahwa hal tersebut bisa melunturkan budaya asli masing-masing masyarakat dan menganggap itu juga salah satu upaya Negara adidaya untuk menjajah budaya lain.
2. Teori Globalisasi Para Tradisionalis
dalam teori ini adalah orang-orang yang tidak menganggap bahwa Globalisasi tengah terjadi, mereka menganggap bahwa proses yang saat ini terjadi adalah dampak dari perubahan yang sudah terjadi sejak zaman dulu.
3. Teori Globalisasi Para Transformalis
adalah orang yang berada diantara globalis dan tradisionalis, yang menganggap bahwa benar Globalisasi sedang terjadi namun terlalu dilebih-lebihkan.
4. Teori Globalisasi Lain
Teori Globalisasi yang kedua disebutkan seorang ahli bernama George Ritzer yang mengatakan bahwa era Globalisasi ini ditandai dengan adanya perkembangan dalam bidang komunikasi seperti munculnya telepon dan televisi kemudian diakhiri dengan kesadaran masyarakat secara global mengenai hal tersebut.
Ciri Ciri Globalisasi
Globalisasi mempunyai beberapa ciri, diantaranya:
1. Perubahan Dalam Konsep Jarak Ruang dan Waktu
Dengan dukungan teknologi berupa televisi, smartphone dan internet komunikasi dapat dilakukan secara cepat. informasi-informasi dari satu belahan dunia dapat langsung diketahui oleh seseorang dibelahan dunia lainnya.
Kemajuan dalam bidang transportasi juga membuat jarak ratusan atau ribuan kilometer dapat ditempuh dengan waktu beberapa jam atau hari saja.
2. Adanya Saling Ketergantungan Dalam Bidang Ekonomi dan Perdagangan
ini disebabkan oleh pertumbuhan perdaganan internasional dan juga dominasi organisasi semacam WTO atau world trade Organization yang menaungi perdagangan dunia dan lain sebagainya.
3. Adanya Peningkatan Interkasi Kultural
Melalui televisi dan media lainnya manusia daoat mendapat pengetahuan baru dan lebih mengenal keanekaragaman yang ada di dunia luar
4. Meningkatnya Masalah Bersama
di era globalisasi, masalah yang timbul dalam suatu negara dapat menjadi masalah yang menjadi perhatian bersama atau dunia internasional, seperti masalah ham, lingkungan hidup, kejahatan perang yang terjadi di suatu negara.
Faktor Penyebab Proses Globalisasi

Tentunya ada penyebab dan pendorong yang akhirnya membuat proses Globalisasi ini bisa terjadi, yang diantarnya adalah:
1. Perkembangan Teknologi dan Informasi
Adanya perkembangan dalam teknologi informasi dan komunikasi yang kemudian berdampak pada mudahnya transaksi keuangan yang terjadi di seluruh Negara.
Selama beberapa waktu terakhir terdapat banyak sekali perkembangan dalam bidang teknologi yang berkaitan langsung dengan transaksi keuangan yang bisa memudahkan Anda untuk melakukan transaksi tidak hanya di Negara sendiri melainkan di Negara lain.
2. Banyaknya Kerja Sama Internasional
Penyebab kedua terjadinya Globalisasi adalah karena terjadinya banyak kerja sama internasional yang memudahkan terjadinya transaksi keuangan sebelumnya yang dilakukan oleh berbagai Negara.
Sehingga melalui sektor ekonomi inilah yang membuat banyaknya produk dari luar negeri masuk ke dalam negeri dan sebaliknya.
3. Kemudahan Transportasi
Sistem transportasi yang semakin maju menyebabkan masyarakat mudah dalam bepergian ataupun mengirimkan barang meski terpisah jarak yang sangat jauh.
4. Ekonomi Terbuka
Selanjutnya era Globalisasi juga terjadi karena Negara-negara di dunia mulai terbuka dalam bidang ekonomi, sehingga terjadilah perdagangan-perdagangan global yang menyebabkan berbagai macam produk saling bertukar dari satu tempat ke tempat yang lain.
Dari produk-produk yang masuk itu tentunya juga mengandung budaya dan unsur dari Negara lain yang mempengaruhi budaya di dalam Negara sendiri. Kemudian yang terakhir era Globalisasi ini juga terdorong karena pasar uang saat ini sudah sangat mendunia yang menjadikan transaksi keuangan dalam satu Negara menjadi lebih besar.
Pada intinya semua penyebab terjadinya era Globalisasi ini adalah karena kegiatan ekonomi antar Negara yang semakin terbuka sehingga memudahkan Negara-negara di dunia untuk saling berinteraksi, menjalin kerja sama dalam bermacam bidang yang mengakibatkan masuknya budaya-budaya baru, pengetahuan baru, hal-hal baru dari luar ke dalam negeri ataupun sebaliknya.
Tentunya agar tidak berdampak negatif bagi suatu Negara maka Globalisasi harus didukung dengan kesadaran untuk tetap melestarikan dan mencintai budaya sendiri.
Dampak Globalisasi

Globalisasi memiliki dampak tersendiri dalam berbagai sektor di masyarakat. Dampak globaslisasi atau pengaruh globalisasi bisa menjadi positif dan negatif. dan diantaranya adalah
a. Dampak Positif Globalisasi
- Kemudahan memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
- Kehidupan sosial ekonomi yang meningkat
- Kemajuan dalam bidang teknologi, komunikasi, transportasi dan informasi yang memudahkan manusia.
b. Dampak Negatif Globalisasi
- Gampangnya budaya barat masuk dan mempengaruhi nilai-nilai budaya lokal.
- Lunturnya nilai-nilai kebudayaan seperti gotong royong dan lain sebagainya.
- Rusaknya lingkungan dan meningkatnya polusi udara
- Maraknya penyelundupan barang-barang ilegal maupun terlarang
Kemudian globalisasi juga berdampak pada berbagai bidang, baik itu politik, ekonomi, pendidikan dan lain sejenisnya.
1. Dampak Dalam Bidang Politik
Dengan adanya globalisasi yang terjadi, pemikiran politik berbagai Negara pun menjadi lebih terbuka untuk mendapatkan sistem ketatanegaraan yang lebih baik dari sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat.
Dengan adanya sistem tata Negara yang lebih baikinstansi Negara pun berubah menjadi lebih baik, misalnya saja di Indonesia yang dulunya tidak mengenal DPD dan MK sekarang dengan adanya globalisasi sudah terdapat dua instansi tersebut.
Kemudian dengan adanya globalisasi kesadaran masyarakat tentang pentingnya politik menjadi semakin terbuka lebar dan partai politik pun makin bermunculan.
Namun ada dampak negatif dari globalisasi dalam bidang politik yaitu munculnya rasa haus akan kekuasaan politik dan munculnya kebiasaan money politic atau politik uang yang tentunya menjadikan dunia di politik menjadi kotor dan penuh ketidakjujuran.
2. Dampak Dalam Bidang Ekonomi
Dengan adanya globalisasi ini maka pemenuhan barang yang dibutuhkan oleh masyarakat menjadi lebih mudah, karena berbagai barang bisa dengan mudah masuk ke dalam negeri dari luar negeri. Sektor ekonomi kecil pun semakin berkembang dan bisa berpotensi menjangkau pasar luar negeri.
Bukan hal yang sulit lagi pada masa ini untuk mendapatkan kabar dan berita dari tempat yang jaraknya ribuan kilometer dari tempat kita berada dalam waktu yang sama. Semuanya seolah dengan mudahnya kita ketahui tanpa perlu melakukan usaha yang berat.
Tidak seperti di jaman dulu, kabar di belahan dunia lain yang sudah terjadi sebulan yang lalu baru akan kita ketahui di hari ini. Adanya Globalisasi ini tentunya juga didukung dengan adanya teknologi yang semakin lama semakin berkembang dan memudahkan kehidupan manusia. Di era Globalisasi saat ini semua yang kita lakukan menjadi lebih efektif dan efisien.
Namun disisi lain globalisasi juga memiliki dampak, entah efek yang + dan juga – dalam berbagai bidang. Nah, itu tadi penjelasan singkat menganai globalisasi mulai dari pengertian globalisasi, teori, jenis macam ciri ciri globalisasi pengaruh dan dampak globalisasi baik itu positif ataupun negatip
Langganan:
Postingan (Atom)